KOMITMEN KAPOLRES LHOKSEUMAWE TRANSFORMASI MENUJU POLRES LHOKSEUMAWE YANG PERSISI

Henki Ismanto Sosok Dikalangan Mantan Mantan Jenderal Polisi/ beberapa Mantan Kapolda Aceh, henki yang dipercayakan sebagai Orang Yang mengatur ISI PIDATO KAPOLDA AKAN tersebut cuga telah meraih Penghargaan SATYA SATRIA BHAYANGKARA AKBP Henki Ismanto SiK sejak dirinya dipercaya sebagai Kapolres Lhokseumawe, merupakan Suatu Kehormatan baginya untuk Melaksanakan Perintah Pimpinan dengan baik dan lancar.

Salah satu Program Transformasi Polres Lhokseumawe adalah Pelayanan Masyarakat khususnya Keselamatan dan Kenyamanan pengguna Jalan Khususnya di Waktu Waktu Aktifitas warga masyarakat yang menjalankan Rutinitas Sehari-hari seperti Waktu Jam Masuk Kantor dan masuk Sekolah khususnya dipagi Hari diharapkan Seluruh PERSONIL Jajaran POLRES Lhokseumawe diminta untuk menjalankan Tugas Jabatan dengan baik dan Profesional.

PJ WALIKOTA LHOKSEUMAWE UNTUK KESIKIAN KALI BERTATAP MUKA DENGAN INSAN JURNALIS NASIONAL DAN LOKAL

Many Experienced Incidents due to factors of outpatient trips to adequate hospitals, in addition to medical experts, doctors are adequate, above 70 people, Dr. Experts are owned.

Polres Lhokseumawe Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani

Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto, S.I.K melalui Kasi Humas Salman Alfarasi, S.H, M.M menyampaikan, tes kesamaaptaan jasmani (TKJ) adalah hal yang rutin dilakukan Polres Lhokseumawe untuk melihat kemampuan fisik dan kondisi kesehatan personil.” ujarnya, kamis siang (6/10/2022)

Selain untuk mengukur kemampuan anggota di bidang jasmani, kegiatan ini juga sebagai syarat utama untuk kenaikan pangkat anggota, gaji berkala dan pendidikan kejujuran” jelas Kasi Humas

Polres Lhokseumawe Gelar Aksi Pantauan “Personel Polsek Samudera Turun ke Pasar Tradisional Monitoring Stok Sembako “

Polres Lhokseumawe Gelar Aksi Pantauan “Personel Polsek Samudera Turun ke Pasar Tradisional Monitoring Stok Sembako “

Akankah KEPASTIAN HUKUM TERKAIT PENERTIBAN USAHA GALIAN C Ilegal Dikota Lhokseumawe yang Terus  Merebak dibeberapa Titik Lokasi

Salah satunya Melintaslah sepanjang Jalan Perbatasan Gampong Cot Girek Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Sudah sebagian besar bukit di sana telah menjadi lahan pengerukan galian C ilegal oleh Masyarakat akrab disapa Bang Man Mereka mengunakan alat berat Yang mulanya Bekas Kemudian Berubah Menjadi Beko alat berat Baru, yang Dipastikan Tidak Memiliki izin Apapun..

Bahkan beberapa bukit yang berjejer di sana, telah berubah dan menjadi sasaran pengerukan galian C ilegal sehingga mengubah tebing dengan pola jalan miring.

Rahman, seorang pemilik usaha galian C di di kompleks ABRI Cot Girek Kandang Usahanya memiliki izin alias legal.Tapi, tidak sedikit yang ilegal.

Itu sebabnya kata Rahman, banyak oknum, wartawan atau LSM yang datang dan menyorot pekerjaan galian C di lahan miliknya. Padahal, dia telah mengurus izin di Kantor Pelayanan Satu Atap Pemprov Aceh dan telah resmi beraktifitas sebagai usaha penghasil tanah timbun.

Pasukan Polres Lhokseumawe “Gelar Patroli Rutin dan Sambang Warga di Warkop Oleh Personel Polsek Nisam”

Kepala Kepolisian Resor Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto, SIK melalui Kapolsek Nisam, IPTU Azharuddin mengatakan, “Personel menyambangi masyarakat yang sedang nongkrong di warkop, kemudian memberikan himbauan terkait Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas)” Sebut Azhar

Lanjut Kapolsek Nisam juga Menyebutkan “Patroli ini bertujuan untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di wilayah hukum Polsek Nisam, terutama yang sedang melakukan aktivitas sehari-hari,” Sebut IPTU Azharuddin.

Selain itu, Kapolsek Nisam Menjelaskan Bahwa patroli dialogis tersebut juga bertujuan untuk lebih mendekatkan Polisi dengan masyarakat.
Azhar juga menegaskan”Masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan perbuatan yang dapat menggangu ketentraman warga lainnya dan melapor ke polisi terdekat jika ada melihat hal yang mencurigakan,” pungkasnya.

KEPUTUSAN KEPALA KEPOLISIAN LHOKSEUMAWE TENTANG STANDAR PELAYANAN SATPAS SIM 0616 POLRES LHOKSEUMAWE

Berikut ini KEPUTUSAN KEPALA KEPOLISIAN LHOKSEUMAWE TENTANG STANDAR PELAYANAN SATPAS SIM 0616 POLRES LHOKSEUMAWE

46,996 Unit Registration and vehicle identification in Lhokseumawe have been deleted.

LHOKSEUMAWE | Tribunnews Atjeh – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh melalui Kepala UPTD Wil V BPKA/ SAMSAT Lhokseumawe Chaidir, SE.MM menyatakan Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya Pasal 74. Ayat 2 di sebutkan penghapusan Regristrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor dilakukan jika kendaraan bermotor rusak berat sehingga tidakLanjutkan membaca “46,996 Unit Registration and vehicle identification in Lhokseumawe have been deleted.”

Disinyalir Penyalahgunaan Wewenang dan Jabatan SLBN Aneuk Nanggroe “Panitia Titipan” dari Dinas Pendidikan Terkait Proyek SWAKELOLA

Jika Pantauan Tim Media Ini menyatakan Proses pembangunan yang dikerjakan Disekolah dinilai Tidak Profesional akuntabilitas dan Transparansi.

Pembangunan Swakelola tersebut terakhir Kondisi nya sangat memperhatinkan. Sementara 2 Sekolah Lain terus Berpacu Pembangunan Proyek Terlihat Berjalan, akan Tetapi Sebaliknya Sekolah Luar Biasa Negeri Aneuk Nanggroe Pembangunannya Hingga berita ini diturunkan. mangkrak alias Orang Kerja sengaja Dihentikan Sementara pembangunan tersebut dilantarin Pihak Panitia Pembangunan Sekolah Sudah tidak memiliki Anggaran.

Sementara itu Bangunannya terlihat sebagian Besar disekolah Tersebut sungguh ironis dan Delematisnya Banguan Sekolah SLBN AN merupakan salah satu Maskod Andalan yang mewakili tingkat Sekolah Luar Biasa yang Dimana Sarana dan prasarana nya hampir Terpenuhi.

Samhudi Saat dipertanyakan wajarkah Pihaknya Menghentikan Pelaksanaan Pembangunan Lantaran Anggaran Non Tunai Yang diterima Oleh Pihaknya Telah Nihil. Jadi beliau persilakan Orang Kerja Tersebut Cari kerja ditempat lain Samhudi menyatakan Wajar, padahal Sesungguhnya tidak wajar.

PEMBANGUNAN SEKOLAH SMA NEGERI 2 DEWANTARA SECARA SWAKELOLA OLEH TPPS DIDUGA KUAT TERINDIKASI KORUPSI

Penerimaan kucuran anggaran dana swakelola sepertinya ini menjadi modus baru dan rawan terjadinya korupsi bagi sebagian oknum Kepala Sekolah. Tergiurnya sebagian oknum Kepala Sekolah dari besarnya nilai anggaran yang diterima.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai