Takengon| Catur Prasetya News – Kepolisian Resor Aceh Tengah yaitu Satuan Bimbingan Masyarakat atau disingkat Satbinmas Polres Aceh Tengah menerima kunjungan dari Sekolah taman kanak kanak (TK) SBB Buah Hati Takengon, Kemapolres Aceh Tengah dalam Program Polisi Sahabat Anak.
Report by Chandra 17/1/23
Selasa (17/1/23) pagi.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Nurochman Nulhakim, S.I.K. melalui Kasat Binmas AKP Hasman Hidayah, SH. menjelaskan, Kegiatan Polisi Sahabat Anak ini dilakukan guna menghilangkan kesan menakutkan terhadap sosok polisi di mata anak-anak, sekaligus untuk menanamkan rasa empati anak-anak kepada polisi sejak usia dini
Kegiatan Polisi Sahabat Anak ini dilaksanakan oleh Satbinmas dan turut didampingi Satlantas Polres Aceh Tengah dengan cara menyenangkan karena, bukan hanya sekedar belajar tentang pengenalan rambu-rambu lalu lintas, tetapi juga di selingi dengan menyanyi lagu anak-anak yang bertemakan kepolisian
Selain itu Personel Satbinmas Polres Aceh Tengah tidak lupa memperkenalkan profesi kepolisian seperti pakaian yang digunakan polisi saat berdinas dan kendaraan dinas yang di gunakan oleh kepolisian, juga mengajak anak-anak TK berkeliling menunjukkan ruangan kerja Satuan, dan Bag Di Mapolres Aceh Tengah.

Kapolres Aceh Tengah melalui Kasat Binmas mengatakan Harapan kami, anak-anak juga bisa mengingatkan orang tuanya agar selalu tertib berlalu lintas contohnya pada saat dibonceng motor ke sekolah untuk selalu mengenakan helm baik pengemudi maupun penumpangnya demi keselamatan,” tambahnya
Report by Chandra
Voice Over Lulu
Korespondensi Bidpenmas Polda Aceh, 17/1/23
- DARURAT NARKOBA MABES POLRI SEBELUMNYA BERHASIL Sita 220 Kg Sabu Jaringan Malaysia di Aceh dan Sulsel
- DARURAT NARKOBA MABES POLRI SEBELUMNYA BERHASIL Sita 220 Kg Sabu Jaringan Malaysia di Aceh dan Sulsel
Dalam aksi tersebut Total ada tujuh tersangka diamankan dari dua kasus pengungkapan itu. Selain itu, polisi juga menyita 705 butir ekstasi. Hal ini diungkapkan oleh Jenderal Bintang Satu kata Brigader Jenderal Polisi Krisno H Siregar “Pertama TKP-nya adalah di wilayah hukum Polda Sulsel. Kedua TKP-nya di wilayah hukum Polda Aceh,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (22/2/2023). Krisna menjaskan, kasus pertama adalah peredaran sabu dan ekstasi di wilayah Sulsel. Pada 3 Februari 2023, sekitar pukul 11.10 WITA, tim berhasil menangkap dua tersangka berinisial AA dan I di wilayah Kota Parepare dengan barang bukti 15 kg sabu dan 705 butir ekstasi. Setelah dilakukan pengembangan terhadap dua tersangka itu, polisi kemudian mengamankan seorang laki-laki berinisial RW di Makasar, Sulsel dan seorang perempuan KRA di Gowa, Sulsel. Dalam penangkapan itu turut diamankan juga 5 kg sabu. Menurut Krisno, dari hasil interograsi terhadap tersangka AA diketahui bahwa ia diperintahkan oleh seorang berinisial W untuk menjemput sabu dari Nunukan, Kalimantan Utara, serta dibawa ke Parepare dan selanjutnya ke kota tujuan akhir Makassar. Adapun saat ini polisi juga telah menetapkan W masuk daftar pencarian orang (DPO). Sejauh ini, dari penelusuran penyidik, W diketahui sebagai warga negara Indoensia (WNI) yang ada di luar negeri. “Modus operandi, tersangka menyimpan barang bukti narkoba di dalam tas kemudian membawanya dari Kalimantan menuju ke Sulawesi Selatan dengan transportasi kapal Ferry,” jelas Krisno. - Beberapa Titik Simpang Jalan DiKota Lhokseumawe Sudah Dilengkapi ATCS
Lhokseumawe | Catur Prasetya News – The Lhokseumawe City Government of Aceh Province, is targeting that all intersections with traffic lights will be equipped with an Area Traffic Control System (ATCS) - Bersinergi Berikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat Komitmen Kompolnas dan Divisi Humas Polri 2023
Dedi menambahkan, salah satu langkah Humas Polri dalam menjalankan fungsinya adalah dengan membuat agenda setting dan komunikasi manajemen krisis. Hal ini mengacu apa yang terjadi pada tahun 2022. Apalagi, pada tahun 2023 sudah memasuki tahun politik, dimana belajar pada pemilu 2019 akan muncul banyak berita hoax di media sosial. “Selain media online, kami juga menyentuh media sosial. Di tahun 2023 menjadi rujukan masyarakat juga karna ini tahun politik. Tingkat berita hoax meningkat pengalaman dari tahun 2019,” katanya. Adapun agenda setting terdekat yang akan dilakukan yakni persiapan operasi ketupat. Menurut Dedi, jika pelaksanaan operasi ketupat yang dilakukan Polri berhasil, maka tingkat kepercayaan publik akan meningkat.Dedi menambahkan, salah satu langkah Humas Polri dalam menjalankan fungsinya adalah dengan membuat agenda setting dan komunikasi manajemen krisis. Hal ini mengacu apa yang terjadi pada tahun 2022. Apalagi, pada tahun 2023 sudah memasuki tahun politik, dimana belajar pada pemilu 2019 akan muncul banyak berita hoax di media sosial. “Selain media online, kami juga menyentuh media sosial. Di tahun 2023 menjadi rujukan masyarakat juga karna ini tahun politik. Tingkat berita hoax meningkat pengalaman dari tahun 2019,” katanya. Adapun agenda setting terdekat yang akan dilakukan yakni persiapan operasi ketupat. Menurut Dedi, jika pelaksanaan operasi ketupat yang dilakukan Polri berhasil, maka tingkat kepercayaan publik akan meningkat. - Bimtek Uji Konsekuensi Informasi Publik Digelar Bid Humas Polda Aceh
Banda Aceh | Catur Prasetya News – Markas Kepolisian Daerah Aceh , Yaitu Bidang Penerangan Hubungan Masyarakat atau disingkat BIDPENMAS / BID HUMAS POLDA ACEH menggelar bimbingan teknis (bimtek) terkait uji konsekuensi informasi publik yang diikuti oleh PPID Satker Polda Aceh dan Kasie Humas Polres Jajaran.