Memperingati Hari PAHLAWAN AKBP HENKI ISMANTO SIK Taklukkan Medan Pertempuran Semak Belukar dan Jalan Berlumpur

Commemorating the Day of HEROES AKBP HENKI ISMANTO SIK Conquer the Battlefield of Scrub and Muddy Roads
Report by Chandra 11/10/22

Lhokseumawe | Catur Prasetya News – Dalam Rangka Mengenang Hari Para Pejuang Pahlawan Nasional Indonesia, tepatnya tanggal 10 November yang tiap tahun di Peringati oleh bangsa Indonesia. Dalam Rangka Hal tersebut salah satu Prawiranegara yang pernah dianugerahi gelar Lencana Satya Kesatria BHAYANGKARA AKBP Hengki Ismanto SIK, dalam Rangka Mengenang hari Perjuangan Pahlawan bangsa, Moment tersebut adalah Ekspedisi  ke Makam Pahlawan Nasional Cut Nyak Meutia sangat tidak mudah, bahkan Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, S.I.K. bersama Personel Jajaran harus menaklukkan semak belukar dan lumpur selama lima jam perjalanan.(22/10/22)

Pimpinan di jajaran Polres Lhokseumawe ini bersama personel dimulai dari rapat PJU Polres Lhokseumawe tentang berziarah dan juga pemugaran makam, sekaligus melakukan kunjungan di cagar budaya rumah Cut Meutia untuk mempelajari sejarah Cut Nyak Meutia, kemudian dilanjutkan dengan pembelian bahan dan alat untuk pemugaran makam Cut Nyak Meutia.

AKBP Henki Ismanto SiK bersama Tim personel berangkat dari Mapolres ke pos pertama yaitu Pos Gunung Angkop selama satu jam setengah perjalanan. Setelah sampai di Gunung Angkop, personel bersiap-siap untuk melanjutkan perjalanan.

Doc. perjalanan Menuju Makam Pahlawan Cut Mutia Bersama Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto SiK (20/10/22)
Pimpinan di jajaran Polres Lhokseumawe ini bersama personel dimulai dari rapat PJU Polres Lhokseumawe tentang berziarah dan juga pemugaran makam, sekaligus melakukan kunjungan di cagar budaya rumah Cut Meutia untuk mempelajari sejarah Cut Nyak Meutia, kemudian dilanjutkan dengan pembelian bahan dan alat untuk pemugaran makam Cut Nyak Meutia.

Report by Chandra Korespondensi Bidpenmas Polda Aceh, Lhokseumawe 10/11/22

“Perjalanan ke makam sangat sulit dilalui, selama lima jam perjalanan kita harus melewati gunung, bukit, hutan serta jalan yang berlumpur untuk sampai di pos kedua Jembatan Gantung. Setelah beristirahat selama 30 menit, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki mengarungi sungai selama 45 menit sambil membentangkan Bendera Merah Mutih sepanjang 50 meter untuk sampai ke makam,” kata Kapolres Lhokseumawe

Lulusan Akpol tahun 2004 ini menyadari, bahwa perjuangannya bersama personel untuk mencapai Makam Cut Nyak Meutia itu tidak sebanding dengan perjuangan Sang Mutiara Nusantara yang telah mengusir penjajah Belanda. Namun, rasa lelah terbayar ketika rombongan tiba di Makam Cut Nyak Meutia. Kemudian, lantunan doa pun dibacakan untuk Sang Pahlawan Nasional dari Aceh tersebut. Selain itu, juga dilakukan peletakan prasasti, pemugaran, dan penancapan bendera merah putih.

Setelah rangkaian kegiatan itu selesai, personel bersiap-siap untuk kembali ke rumah. Kendati tubuh tidak sanggup digerakkan lagi, tetapi terkalahkan dengan rasa rindu rumah dan keluarga yang sedang menunggu sehingga perjalanan yang penuh tantangan itu pun terlewati.

Cut Nyak Meutia salah satu pejuang Aceh dalam memperebutkan Kemerdekaan Indonesia, sejarah kehidupan yang dilaluinya menjadi mutiara yang tetap kemilau di seluruh penjuru Nusantara. Cut Nyak Meutia lahir di Keureutoe 15 Februari 1870 dan gugur dalam Medan pertempuran di Alue Kurieng pada tanggal 24 Oktober 1910 dalam usianya 40 tahun.

Report, by Chandra Korespondensi Bidpenmas Polda Aceh,Lhokseumawe 10 November 2022

Diterbitkan oleh Tribunenews Atjeh

Media Tribunenews Atjeh Kode Perilaku Perusahaan Pers Media Tribunnews Aceh"Media Portal On-line Mitra Polri" Tribunnews Aceh Mengungkapkan Fakta dan Realita yang Sesungguhnya 1. Dalam menjalankan tugas, Wartawan dan Staf Redaksi Tribunnews Aceh dilengkapi dengan identitas (Kartu Pers) dan Id Card Perusahaan, serta tercantum dalam Boks Redaksi. 2. Wartawan Media Tribunnews Aceh DILARANG meminta dan menerima uang maupun barang apapun dari narasumber. 3. Bagi narasumber yang merasa ada kejanggalan dari identitas Wartawan Media Tribunnews Aceh atau mendapatkan perilaku tidak berkenan dari wartawan, bisa menghubungi Redaksi Media Tribunnews Aceh melalui surat elektronik ke : caturprasetyanews@gmail.com. 5. Setiap berita yang terpublikasi adalah kewenangan redaksi Media Tribunnews Aceh 6. Permintaan untuk ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab terkait artikel yang telah diterbitkan oleh Media Tribunnews Aceh berdasarkan Kode Etik Jurnalistik dan Undang Undang Pokok Pers. 7. Ralat dilakukan melalui pengiriman surat elektronik (surel)/email ke: caturprasetyanews@gmail.com dengan menggunakan subjek: HAK JAWAB. Dalam surat elektronik tersebut, disebutkan bagian yang dianggap tidak tepat berikut tautan dari artikel, serta pemohon wajib menyebutkan identitas dengan jelas. Pimpinan Redaksi Media TRIBUNNEWS Aceh Ttd Guslian Ade Chandra

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai